Home / Gayo Lues / Headline

Selasa, 5 September 2023 - 19:43 WIB

Rentetan Peristiwa di Gayo Lues, dari Pembuangan Bayi sampai Pembunuhan Sadis

Gayo Lues– Satu bulan terakhir masyarakat Kabupaten Gayo Lues dihebohkan sejumlah peristiwa mengenaskan dari pembuangan bayi di Kecamatan Tripe Jaya.

Mayat bayi laki-laki itu ditemukan di Sungai Uluh Aih, Desa Uyem Beriring, Kecamatan Tripe Jaya di kabupaten tersebut, pada hari Senin (21/8/2023) sekitar pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun mayat bayi itu ditemukan awalnya oleh Kepala Desa Uyem Beriring, Ali Kazmi (43).

Saat itu, Ali Kazmi sedang menjala ikan di sungai tersebut, lalu ia menemukan mayat bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan itu. Lalu Ali Kazmi memberitahu warga dan aparat kepolisian terdekat.

Selang beberapa Minggu, masyarakat kembali dihebohkan dengan Kasus bunuh diri di rumahnya seorang pria berinisial IS (26), Selasa 29 Agustus 2023, sekira pukul 24.00 WIB.

IS (26) merupakan masyarakat Desa Pasir Kecamatan Rikit Gaib dan Dia diketahui baru menyelesaikan pendidikan S1 Tehnik Informatika di ITM Medan.

Menurut informasi beredar, Ishak diperkirakan mengakhiri hidupnya pada Selasa, 29 Agustus 2023, sekira pukul 24:00 WIB. Kejadian itu baru diketahui pihak keluarganya, Rabu (30/8/2023), sekitar pukul 05:00 WIB. Setelah diketahui pihak keluarga langsung dilaporkan kepada perangkat Desa, Camat, dan Kapolsek Rikit Gaib.

Peristiwa terakhir, baru-baru ini Warga Desa Leme, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues sempat digegerkan dengan temukannya mayat perempuan oleh seorang Petani setempat pada Pukul 15:30 Wib, hari Senin (04/09/2023).

Setelah itu saksi melaporkan kejadian tersebut ke Pengulu Desa Leme Kecamatan Blangkejeren yang dilanjutkan melaporkan kejadian ke Polsek Kota Blangkejeren.

Sekira Pukul 16.00 Wib pihak Polres sampai di Desa Leme dan langsung melakukan olah TKP dan membawa korban pembunuhan ke RSUD Ali Kasim Kecamatan Dabun Gelang dan terdapat 23 tikaman ditubuh korban.

Dari hasil pemeriksaan sementara oleh pihak Kepolisian, ternyata pelaku adalah suami korban, motif sementara karena cekcok rumah tangga.

Jika merunut ke belakang lagi, tepatnya pada hari Jum’at 28/04/2024 warga Desa Ketukah Kecamatan Blangjerango dihebohkan dengan ditemukannya mayat laki-laki tergantung.

Menurut keterangan pihak Kepolisian, kejadian gantung diri tersebut terjadi usai cekcok dengan istri, seorang Laki-laki berinisial KS (19), Petani, Warga Desa Ketukah, Kecamatan Blangjerango-Gayo Lues diduga bunuh diri dengan cara menggantung diri di rumahnya.

Dalam press release tersebut dijelaskan kronologis kejadian, tepatnya Pada hari Jum’at tanggal 28 April 2023 sekira Pukul 08.31 Wib, di Desa Ketukah Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo lues, terduga telah terjadi bunuh diri seorang laki-laki dengan menggantung diri menggunakan tali di kamar mandi didalam rumah sendiri.

Pada hari dan jam tersebut menurut keterangan dari istri korban Nazua azhara, 16 Tahun, bahwa korban sebelum mengantung diri telah ada terjadi cekcok/bertengkar dengan keluarga yaitu istrinya sendiri (Tentang diributkan belum di ketahui).

Setelah bertengkar sang istri keluar dari rumah mengadu ke bibik korban Murida 41 Tahun, yang tidak jauh dari rumah korban, tidak lama kemudian bibik korban menuju rumah korban untuk memanggil korban dan berupaya menyelesaikan masalah pertengkaran suami/Istri tersebut.

Selanjutnya bibik Korban memanggil namun tidak ada jawaban, selanjutnya bibik korban mengecek korban ke dalam rumah dan di dapati korban sudah dalam keadaan tergantung di dalam Kamar mandi rumahnya, selanjutnya bibik korban melaporkan kepada suaminya dan oleh suaminya langsung segera mendatangi dan langsung memutuskan tali yang terlilit dileher korban.

Keluarga korban melaporkan kejadian gantung diri tsb kepada Kepala Desa/Pengulu Ketukah Kecamatan Blangjerango dan warga sekitar dan oleh masyarakat dilakukan pengecekan denyut nadi korban dinyatakan sudah meninggal Dunia.

Menurut catatan pihak Polres Gayo Lues, Korban merupakan Pengantin baru yang menurut keterangan Keluarga, baru menikah -+ 9 Bulan.

Diduga akibat pernikahan yang masih belia korban dan istrinya sering ada terjadi keributan didalam rumah tangga.

Saat ini Petugas Kepolisian Sat Reskrim, Polsek Kutapanjang dan Pospol Blangjerango Polres Gayo lues masih melaksanakan penyidikan lebih lanjut serta membawa korban ke Puskesmas Kutapanjang untuk di lakukan Visum.

Pelaksanaan Visum di Puskesmas Kutapanjang terhadap Korban masih berlangsung.

(Abdi Whienargayo)

 

Share :

Baca Juga

Aceh

Sinergitas TNI-POLRI, Polsek Pining bersama Koramil pining  hadiri kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) di desa Ekan Kec. Pining Kab. Gayo Lues

Aceh

Rapat Terbatas bersama Presiden, Kapolri: TNI-Polri Kawal Seluruh Kebijakan di Papua

Aceh

Menteri LHK di HKAN: Kerja Konservasi Tidak Hanya di Status Kawasan Hutan Konservasi

Gayo Lues

Kajari Gayo Lues Hadiri Sosialisasi Pendamping Hukum Dinas Pendidikan Aceh

Aceh

Kapolres Gayo Lues Adakan Jumat Curhat Bersama Forkopimda dan Unsur Masyarakat

Aceh

Sekda LIRA Gayo Lues: Dana Bos Wajib Di Umumkan di papan Pengumuman Sekolah 

Aceh

Aipda Samsul, Bertani Melon dengan Omzet Rp15-20 Juta Tiap Panen

Aceh

Peringati Hari Bhayangkara Ke-77 , Polres Gayo Lues Adakan  Olahraga bersama TNI-POLRI