Home / Aceh / Bener Meriah / Headline / Home

Jumat, 2 Februari 2024 - 08:27 WIB

Diduga Ketahanan Pangan Dijadikan Ajang Bisnis Oleh Sekelompok Aparatur Desa Wonosobo Kecamatan Wih Pesam

 

portaldatiga.com – Bener Meriah-Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah tujuan utama dari adanya program Dana Desa, salah satu program yang unggulkan oleh kementerian desa untuk tahun 2022, 2023 dan 2024 diprioritaskan kan untuk ketahanan pangan.

Program ketahanan pangan bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat memiliki akses yang cukup, stabil, dan berkelanjutan terhadap pangan yang berkualitas baik yang melibatkan upaya untuk meningkatkan produksi pangan, distribusi yang adil, penyediaan pangan yang aman dan bergizi, serta memperkuat ketahanan terhadap perubahan iklim dan bencana alam yang dapat memengaruhi produksi pangan

Pada dasar nya untuk kesuksesan pencapaian Program ketahanan Pangan ini adalah penyaluran bantuan yang dibutuhkan masyarakat melalui musyawarah dan terealisasikan dengan baik kepada masyarakat.

Berbeda hal nya dengan yang di perbuat oleh pemerintahan desa wonosobo kecamatan wih pesamĀ  program ketahanan pangan berupa beras di tahun 2022 dengan pagu anggaran Rp. 110.606.760,-
Dan tahun 2023 juga untuk pengadaan beras sebesar Rp. 106.869.200,-.
Sembako ini bukan nya di bagikan cuma-cuma kepada masyarakat akan tetapi jika masyarakat ingin mendapatkan beras tersebut di wajibkan untuk membayar.
“Kami tidak pernah tau dimana beras itu berada, dan jika harus membayar dengan harga yang relatif sama dengan kios yang ada diluar kami tidak mau” kata ibu (R) salah satu warga desa Wonosobo.
Menurut keterangan dari kepala dusun renggali (Efendi) penyaluran beras ini di pihak ketiga kan, dan beliau sendiri pernah menjadi TPK untuk penyaluran beras tahun 2022, beras ini tidak di berikan gratis melainkan harus di beli oleh masyarakat, dan TPK mendapat kan keuntungan kurang lebih Rp.5000/karung.

Dari beberapa narasumber yang portal datiga datangi menerangkan bahwa mereka tidak setuju dengan teknis program ketahanan pangan di desa nya itu sendiri.

Sempat pihak media bertanya kepada kepala desa yang akrab di sapa Lek Manto dan menerangkan ketahanan pangan beras tahun 2023 hingga saat ini masih banyak berada di satu tempat. (Agus/Denny)

Share :

Baca Juga

Aceh

Unit Resmob Satreskrim Polres Gayo Lues Amankan Satu Orang Pelaku Pencuri HP

Aceh

Asraf mahasiswa Universitas Gajah Putih Takengon (UGP) menghimbau agar mahasiswa tetap melaksanakan wisuda

Aceh

Akibat Kelalaian Pekerjaan Jalan. Satu Mobil Terios Masuk ke Dalam GalianĀ 

Headline

AHY: Mengabaikan Perubahan Iklim, Berarti Mengabaikan Generasi Muda dan Anak Cucu Kita

Aceh

Turnamen sepak bola Askab PSSI Gayo Lues Resmi dibuka. Ini amanah Bupati.

Gayo Lues

Kejaksaan Gayo Lues Gelar Kegiatan Jaksa Goes to Campus

Gayo Lues

Diiringi Konvoi dan Dalail Khairat, Demokrat Daftar Bacaleg Ke KIP Aceh

Headline

Respons Partai Demokrat terhadap Pernyataan Presiden Joko Widodo tentang Pertemuan Presiden dengan Partai Demokrat