portaldatiga.com –GAYO LUES — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Gayo Lues sejak Sabtu siang, 26 September 2026, hingga Minggu pagi, 27 September 2026, mengakibatkan gangguan serius pada jaringan distribusi SPAM Lempuh.

Akibat gangguan tersebut, sekitar 2.500 pelanggan Perumdam Tirta Sejuk untuk sementara tidak dapat menerima pelayanan air bersih.

Direktur Perumdam Tirta Sejuk Gayo Lues, Ricky Udayara, mengatakan bahwa setelah gangguan terjadi, pihaknya langsung mengerahkan tim teknis untuk melakukan pemeriksaan dan upaya perbaikan jaringan.

“Tim sudah turun ke lapangan dan melakukan upaya perbaikan. Namun, kondisi tanah di lokasi masih sangat labil dan terus bergerak. Akibatnya, pipa yang sudah diperbaiki kembali mengalami kerusakan, bahkan terjadi putus pipa di titik yang sama serta di beberapa lokasi terdekat lainnya,” ujar Ricky Udayara.

Menurut Ricky, kondisi tersebut menjadi kendala dalam proses pemulihan pelayanan. Pergerakan tanah memberikan tekanan terhadap jaringan pipa sehingga kerusakan kembali terjadi meskipun perbaikan telah dilakukan.

“Kami terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan. Keselamatan petugas juga menjadi perhatian, mengingat kondisi tanah masih labil. Kami berupaya agar pelayanan kepada pelanggan dapat segera dipulihkan setelah kondisi jaringan memungkinkan,” katanya.

 

Gangguan jaringan SPAM Lempuh berdampak langsung terhadap sekitar 2.500 pelanggan yang mengandalkan layanan tersebut untuk kebutuhan air bersih sehari-hari.

 

Ricky menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas terganggunya pelayanan.

“Kami memahami kebutuhan masyarakat terhadap air bersih. Tim Perumdam Tirta Sejuk akan terus bekerja untuk mempercepat pemulihan. Kami mohon masyarakat dapat bersabar dan menghemat persediaan air yang masih ada selama proses penanganan berlangsung,” ujar Ricky.

Perumdam Tirta Sejuk akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jaringan dan lokasi terdampak serta melakukan perbaikan secara bertahap hingga pelayanan air minum kepada pelanggan kembali normal. (Red)