Home / Gayo Lues / Headline / Politik

Selasa, 9 Mei 2023 - 20:08 WIB

Dilema ASN Gayo Lues Dalam Pilkada Bak Makan Buah Simalakama

Portal Datiga, Info Publik -Aparatur Sipil Negara memiliki asas netralitas yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

Dalam aturan itu disebutkan bahwa ASN dilarang menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik. ASN pun diamanatkan untuk tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun.

Semua pasti tahu aturan ini. Anak yang Bapaknya bukan ASN pun tahu kalau orang-orang bekerja di Pemerintahan tidak boleh ikut-ikutan berpolitik, kecuali hanya memilih, dan itu ada haknya.

Masalahnya ini bukan soal aturan, tapi lebih ke pilihan yang dibentangkan para Kandidat yang mengaku akan membawa Gayo Lues ke arah lebih baik, tapi berusaha merebut hati para ASN dengan wajah sumringah, tapi senjata mematikan bergoyang-goyang ditangan. Ikut gak, mau kursi panjang? Atau dilempar ke daerah terpencil?

Lagi-lagi ini bukan salah ASN. Para Kandidat memang seharusnya dari awal perjuangan sudah menegakkan aturan dan melakukan pencerdasan politik, salah satunya menggelorakan bahwa ASN tidak boleh ikut jadi tim sukses, termasuk jadi tim suksesnya sendiri.

Iya, para kandidat juga harus profesional, jangan tunggu menang dulu baru menegakkan aturan. Tegakkan saja dulu aturan-aturan yang sudah berlaku.

Kalau dari awal sudah mengajak ASN ikut berpolitik alias melawan aturan yang berlaku, jadi untuk apa berbicara perbaikanlah, perubahanlah, lanjutkanlah, dan lain sebagainya.

Pasti jarang yang berani, gak ada yang berani menolak ASN sebagai tim suksesnya. Toh pada kenyataan bahwa memang ASN salah satu kalangan yang berpotensi mendorong elektabilitas ataupun menciptakan rivalitas, bisa dibilang ASN salah satu ‘aktor’ yang berada pada posisi mendukung atau berbahaya bagi keberadaan kandidat.

Tapi jika ada kandidat yang berani secara terbuka menolak ASN sebagai tim suksesnya, maka inilah angin segar paling ditunggu-tunggu.

Banyak masalah yang terjadi jika ASN diajak jadi Tim sukses. Ini diluar aturan. Dampaknya, para ASN tidak akan profesional dalam bekerja, loyalis dan mentalitasnya sebagai pengabdi Negara akan tergerus arus kepentingan.

Bagi kandidatnya yang menang, mereka akan membusungkan dada, tidak peduli prestasi, karena merasa sebagai bagian dari penguasa, secara bersamaan bagi kandidatnya yang kalah, semangat bekerjanya hilang karena tahu bakal dimutasi.

Imbasnya, pelayanan publik tidak akan maksimal, jalannya roda Pemerintahan bakal terbata-bata, karena jabatan diisi yang kebanyakan tidak sesuai dengan kapasitasnya, karena dipaksakan demi kepentingan politik saja.

Hari ini, bisa disaksikan secara bersama-sama akibat dari dulu diikutsertakan dalam politik oleh kandidat, karakteristik ASN Gayo Lues kebanyakan sudah keluar dari habitat aslinya, kebanyakan dari mereka terlihat tidak ada bedanya dengan orang-orang politisi.

Rata-rata dari mereka hanya berbicara kepentingan, alih-alih prestasi dijadikan beban jabatannya, hari-harinya hanya dipenuhi antara mempertahankan dan merebut jabatan dengan berbagai cara. Ini masalah besar sebenarnya.

Semoga 2024 ini, para kandidat sadar diri. Jika ingin berbuat demi masa depan Gayo Lues lebih baik, jangan jadikan ASN sebagai tim dan lawan, biarkan mereka bekerja sesuai amanat undang-undang.

Sudah cukup ASN menjadi korban ganasnya kepentingan Politik. Tidak perlu dijanjikan jabatan apapun, biarlah setelah kalian menang baru manfaatkan keberadaan ASN secara profesional untuk mewujudkan visi misi yang kalian gaungkan saat kampanye.

Jika berniat ingin menjadi Pemimpin pembawa perbaikan, maka tunjukkan dari awal niat baik itu, salah satunya melarang ASN menjadi tim sukses.

Abdi Whienargayo

 

 

Share :

Baca Juga

Aceh

Polsek Pining melaksanakan Razia petasan/mercon dan kembang api di dalam bulan suci ramadhan 1444 H tahun 2023 di kecamatan Pining 

Aceh

Polri Akan Gelar Pasukan Operasi Ketupat, Kapolri Harap Mudik Berjalan Lancar dan Aman

Headline

Bambang Widjojanto: Firli Bahuri Sebaiknya Mundur

Aceh

AHY Pastikan Untuk Selesaikan Lahan Eks Kombatan GAM Sebelum Oktober 2024

Aceh

Serahkan Sertipikat Tanah Wakaf di Pontianak, Menteri AHY: Kita Urus dengan Cepat Tanpa Dipungut Biaya

Aceh

Lima Tahun Di Panwaslih,Guru SMA N 1 Kuta Panjang Di Kembalikan Ke sekolah Asal

Gayo Lues

Kejari Gayo Lues Musnahkan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum

Aceh

DPRK Gayo Lues Gelar Rapat Koordinasi Terkait PMK 212