Gerakan Salat Subuh Berjamaah di Gayo Lues Kembali Digelar Setelah Vakum 7 Tahun, Dihadiri 1.500 Jamaah
BLANGKEJEREN – Gerakan Salat Subuh Berjamaah di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, kembali digelar setelah sempat terhenti selama tujuh tahun. Kegiatan yang berlangsung di Desa Cinta Maju, Kecamatan Blangpegayon, Sabtu (24/10/2026), mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
Diperkirakan sekitar 1.500 jamaah menghadiri kegiatan keagamaan tersebut. Jumlah kehadiran bahkan melampaui perkiraan panitia penyelenggara.
Kegiatan yang berlangsung khidmat itu menjadi momentum kebangkitan kembali Gerakan Salat Subuh Berjamaah di Gayo Lues, sekaligus mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Ketua Gerakan Salat Subuh Berjamaah Gayo Lues, Tgk Julianto Pane MPd, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang begitu tinggi dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, Gerakan Salat Subuh Berjamaah sebenarnya bukan kegiatan baru di Gayo Lues. Program keagamaan tersebut sebelumnya telah beberapa kali dilaksanakan, namun sempat terhenti selama sekitar tujuh tahun akibat berbagai kendala, termasuk pandemi Covid-19 dan bencana.
“Alhamdulillah, setelah sekitar tujuh tahun terhenti, Gerakan Salat Subuh Berjamaah kembali dapat kita laksanakan. Bahkan, kegiatan kali ini menjadi salah satu yang paling sukses karena jumlah jamaah yang hadir jauh melampaui perkiraan panitia,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Tgk Muhammad Kasim Ariga MPd, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dukungan itu datang dari berbagai unsur, termasuk Polres Gayo Lues, pimpinan pondok pesantren, kepala sekolah, serta masyarakat yang turut berpartisipasi menyukseskan kegiatan.
Menurutnya, tingginya partisipasi jamaah menunjukkan bahwa semangat masyarakat Gayo Lues dalam memakmurkan masjid dan meningkatkan nilai-nilai keagamaan masih sangat kuat.
Gerakan Salat Subuh Berjamaah ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi kebiasaan positif di tengah masyarakat.
Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, pembinaan umat, dan mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.
Panitia berharap keberhasilan pelaksanaan kegiatan kali ini menjadi awal yang baik untuk menghidupkan kembali Gerakan Salat Subuh Berjamaah secara rutin di Kabupaten Gayo Lues.
Dengan mengusung semangat “Memakmurkan Masjid, Memperkuat Ukhuwah, Membangun Umat”, gerakan tersebut diharapkan terus berkembang dan mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. (AWG)

Tinggalkan Balasan